Ada Kalanya Menyendiri Penting Dan Ada kalanya Bersama Itu Penting


Satu pertanyaan masuk dari teman saya. Dan sayapun juga masih menimbang-nimbang argumen yang saya lontarkan kepadanya.

Kurang lebihnya, Dia bertanya soal ranah kehidupan ini. Penting manakah antara menyendiri dan berkumpul bersama dengan niatan menguatkan tali persaudaraan? Terus yang lebih diberatkan itu yang mana diantara keduanya tadi?. Kurang lebihnya begitu, jika pertanyaan tersebut ditranslate dalam bahasa nasional Indonesia.


Memang sedikit nyeleneh pertanyaan darinya. Tetapi, dengan rasa saling menghargai, Saya beri masukan lewat argumen-argumen yang Saya ketahui. Mungkin, tulisan yang sekian kali ini akan sedikit curhat dengan jawaban dengan pertanyaan di atas.



Jadi, Saya sarankan jika anda sudah mengetahui jawabannya tidak usah diteruskan membacanya. Lebih baik mengisinya dengan menulis atau melakukan kegiatan lain, yang hari ini belum Anda kerjakan. Seperti membaca, Ngopi dan lain-lain sebagainya.



Kembali pada pokok persoalan. Langsung kita ambil pertanyaan pertama. Yaitu, Penting manakah antara menyendiri dan berkumpul bersaman dengan niatan menguatkan tali persaudaraan?.



Jika saya pikir-pikir, diantara keduanya itu penting, karena seseorang diciptakan di dunia ini mempunyai sifat kodrat. Yaitu bisa individu dan sosial, jadi, jika dikatakan kalau menyendiri itu penting, itu benar. dan bersama itu juga penting, itupun juga benar.



Sebab, adakalanya kita juga perlu waktu untuk menyendiri, khalwah, persepen, untuk berpikir-pikir sejenak tentang diri ini. Seperti, sudah berapa banyak dosa ini, bercermin pada diri sendiri, menilai diri sendiri dan lain-lain sebagainya.  



Karena dalam menyendiri itu kita bisa bertafakkur tentang kenikmatan Tuhan, keagungan tuhan dan tentunya tafakkur tentang segala hal yang berada dalam diri kita ini. Seperti hal-hal diatas. Selain itu menyendiri jug adiperlukan untuk menyelesaikan problematika yang menerpa. Kita perlu waktu sejenak saja mencari solusi dalam permasalahan hidup ini.



Sebaliknya dengan bersama, lelungguhan bareng, aring-aringan dan mengeratkan tali persaudaraan. Tentunya juga penting. Mengapa, sebab kita juga harus menyadari kalau kita tidak mungkin bisa hidup menyendiri terus menerus dan berlarut-larut. Sebab, kita juga harus waspada. Njagani alaias menjaga ada fitnah-fitnah dari mereka, jika kita tidak mau bersosialisasi. Seperti tuduhan egois tidak mau berkumpul dan sebainya.



Adakalanya kita meluangkan waktu bersama mereka. Asih-asihan bersama, bergurau, tertawa bersama. Ngopi, jalan-jalan dan lain-lain sebagainya. Sebab, didunia ini kita diciptakan tidak sendiri. adakalanya kita juga perlu nasihat-nasihat atau solusi dari mereka yang lebih tahu daripada kita dengan berkumpul, Membahas suatu permasalahan hidup dan jagongan memusyawarahkan sesuatu dengan jalan konsensus. Jadi keduanya, antara menyendiri dan bersama itu juga sama-sama penting.



Dan selanjutnya yaitu pertanyaan kedua. Lebih diberatkan yang mana antara berkumpul dan menyendiri?



Jika ditimbang-timbang, antara berkumpul atau menyendiri itu, menurutku harus disamakan. Kalau bisa kita tidak boleh terlena tanpa ada waktu luang untuk menyendiri guna tafakkur keagungan Tuhan atau menimbang-nimbang diri.



Juga sebaliknya, kita juga jangan sampai lupa besosialaisasi berkumpul dengan sanak kerabat, teman dan mereka-mereka yang berada disamping kita. Kita juga harus bersifat adil pada diri sendiri dan mereka. Seperti apa yang telah dicerminkan oleh Nabiyullah Muhammad SAW.



Bahwa dalam catatan sebuah hadist, bahwa rosulullah itu juga menyendiri dan juga berkumpul bersama keluarga.  Menyendiri ketika beliau menyembah Tuhan yang Maha Esa atau lebih ringkasnya beribadah dan bersama ketika beliau membahagiakan berkumpul bersama dengan para sahabat dan keluarganya.



Jadi antara berkumpul dan menyendiri itu sama-sama penting juga sama-sama dipentingkan dalam hidup ini. Maka, harus seimbang diantara keduanya. Jika kita sempat bersama berkumpul, maka sempatkan juga kita tafakkur dan menyendiri. Dan sebaliknya.



Mungkin sedikit argumen ini bisa Anda dibenarkan jika menurut Anda ada yang menyeleweng dan salah. Jadi terimakasih sudah membaca sampai akhir, semoga bermanfaat. Dan selamat melakukan aktivitas pula rutinitas anda, semoga sukses.[]

Khoirudin
11:47
13/11/2018
Kelas XII Smk Ds.

2 Responses to "Ada Kalanya Menyendiri Penting Dan Ada kalanya Bersama Itu Penting"

Berkomentarlah yang bijak dan sesuai dengan isi konten. Komentar dengan Link hidup/mati tidak akan disetujui.

(✔). Boleh berkomentar menggunakan bahasa jawa

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel