Ketika Mondok Menjadi Pilihan

Ketika Mondok Menjadi Pilihan

Sejarah bertutur, bahwa sepanjang sejarah, betapa panjang perjalanan manusia dalam mencari jawaban tentang pertanyaan yang essential dalam hidupnya. Betapa rumitnya kehidupan yang mereka jalani dalam bersosialisasi. Namun islam menjawab, "Bahwa semua itu akan terselesaikan dengan adanya ilmu.

Karena hanya dengan ilmulah manusia dapat mengetahui jati diri mereka yang
sesungguhnya.

Allah tuhan yang maha pengasih, maha penyayang dan maha.bijaksana, telah memberikan karunia yang besar kepada umat manusia dengan mengutus para nabi yang membawa risalah-Nya agar membimbing manusia ke jalan yang benar.

Tanpa bimbingan dari Allah, manusia akan menjalani kehidupannya dalam jurang kebingungan. Sebab rasio manusia tidak akan dapat mengetahui hikmah-hikmah di balik kehidupannya.
Apakah status dirinya? Kemana ia harus berjalan? Dan sampai dimana tujuan
akhirnya?.

Oleh karena itu, Allah mewajibkan semua manusia untuk menuntut ilmu, laki-la ataupun perempuan, baik yang kaya maupun yang miskin. Sebab dengan ilmulah seseorang akan bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun orang lain.

Namun apakah semua ilmu itu wajib dicari?

Jawabannya adalah TIDAK. Karena hanya ilmu agamalah yang menjadi pedoman dalam kehidupan.

Baca Ini Juga: Tentang: Cinta Kepada Ibu dan Bapak

Dan hanya dengan mondok, ilmu tersebut bisa tergapai secara maksimal. Oleh sebab itu, mondok adalah pilihan, bukan paksaan.

Sebagai muslim sejati, tentu seseorang akan berfikir tentang sesuatu yang akan mengantarkannya pada kebahagiaan dunia dan akhirat. Sedangkan perantara menuju kebahagiaan hakiki ialah taqwa kepada Allah.

Namun taqwa tidak akan bisa terjalankan tanpa adanya ilmu. Dan ilmu tersebut akan mudah diperoleh jika seseorang itu mondok di pesantren, dengan bersabar dalam menghadapi segala macam ujian di dalamnya.

Keinginan yang kuat akan membantu seseorang untuk meraih kesuksesan dalam pengembaraan mencari ilmu, karena keinginan yang kuat akan dengan mudah menepis kebodohan yang selama ini diderita.

Pesantren dibangun atas pondasi ketaqwaan, dan ditujukan untuk membentuk pribadi-pribadi yang bertaqwa.

Pesantren merupakan lembaga yang didirikan sebagai media pengabdian kepada Allah untuk menjunjung tinggi agama-Nya (Li-ila' kalimatillah).

Di sini, pesantren melakukan pengelolaan secara intens dalam membentuk pribadi-pribadi yang bertaqwa kepada Allah dan mengikuti petunjuk Rasulullah SAW, berpedoman pada Al-Qur'an dan Hadits, serta mengikuti jejak Salafus Sholih, guna membangun peradaban islam yang tinggi.

Ada beberapa alasan yang kuat dan logis, mengapa pesantren menjadi satu-satunya lembaga yang reprensentatif, yang seharusnya menjadi tempat berlabuh bagi siapa saja yang ingin mendalami ilmu.

Diantaranya:

Pertama, Pesantren adalah rujukan bagi ajaran-ajaran islam yang paling terjamin validitasnya.
Ajaran-ajaran islam di pesantren adalah yang paling murni. Karena ia terus dijaga dari pengaruh-pengaruh pemikiran asing yang memang seringkali sengaja disusupkan.

Karena validitas dan kemurniannya terjamin, maka ilmu-ilmu di pesantren adalah yang paling layak untuk dipelajari dan dijadikan rujukan mengenai islam.

Kedua, Pesantren terus memegang kokoh prinsip-prinsip yang telah diajarkan dalam islam dan diwariskan oleh Salafus Sholih dari periode ke periode berikutnya, hingga saat ini.

Jadi, ajaran-ajaran islam di pesantren memang telah ditransmisikan secara berkesinambungan sejak periode paling awal dari Islam hingga saat ini.

Ketiga, Pesantren adalah otoritas. Disamping terbukti melakukan penjagaan yang paling kuat terhadap kemurnian ajaran-ajaran islam dan memiliki mata rantai pentransmisian yang jelas akan ajaran-ajaran itu, tentu saja pesantren juga memiliki otoritas yang seharusnya menjadi rujukan siapa saja yang hendak mempelajari dan memperdalam ilmu agama.

Keempat, Pengajaran ilmu-ilmu islam di pesantren didasarkan pada prosesi dan tata cara yang telah direkomendasikan oleh ulama salaf.

Dimana mereka merumuskan konsep-konsep pengajaran itu dari Al-Qur'an dan Hadits.
Kelima, Pesantren mengajarkan ajaran-ajaran dan ilmu-ilmu dalam islam secara total dan menyeluruh.

lImu-ilmu Islam di pesantren ini tentu saja sejalan dengan prinsip-prinsip dalam islam, yang kemudian dijabarkan oleh para ulama.

Itulah alasan mengapa pesantren menjadi pilihan dalam mencapai pendidikan.

Penulis: Miftah Hikmah N (Santri Langitan)

0 Response to "Ketika Mondok Menjadi Pilihan"

Posting Komentar

Tinggalkan Komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel