Ngopi Sambil Rasan-rasan Bareng Gus Khasin dan Gus Syaifudin

Ngopi Sambil Rasan-rasan

Halo semuanya,,, selamat datang kembali di tag curhat mas fathnan. Kali ini saya bersama gus khasin dari bojonegoro dan gus Syaifudin dari cilacap jawa tengah membuat acara ngopi sambil rasan-rasan + garap tugas kuliah :v.

Meskipun hujan, kami tetap asyik berdiskusi ala santri ngrasani. Karena rasan-rasan saya rasa juga sangat penting, selain peduli antar sesama, Rasan-rasan juga bisa menghibur diri yang lagi banyak beban, Istilah anak muda sekarang (Galau) Ya,,, maklum lah jomblo.

Apa lagi, sekarang ini banyak kalangan pemuda yang sangat suka nongkrong di kedai kopi di pinggir-pinggir jalan, menikmati suasana alam malam, dan menikmati kaum nisa yang sedang melewati jalan raya di malam hari.

Tahu nggak? sebenarnya niat dari rasan-rasan ini sendiri sebenarnya adalah menyamakan ide yang ada di ‘pembicara’ yang satu dengan ‘pembicara’ yang lain, namun ada kalanya juga tujuan dari rasan-rasan tersebut berubah menjadi memaksakan informasi atau opini oleh sang “pembawa acara”. Hal tersebut dilakukan seandainyai lawan bicara dalam forum rasan-rasan tersebut tidak bisa mengimbangi kehebohan dan keaktualan serta ketajaman dan keterperayaan topik yang dibawa oleh si pembicara utama.

Di dunia modern seperti ini, acara rasan-rasan sudah lazim dilakukan oleh acara-acara semacam infotainment yang berlabel “Kizz.. muah, Check dan Becheck, dll. Acara infotainmet sebenarnya oleh MUI sudah dilabeli di cap Haram, baik untuk ditonton maupun untuk dilakukan, So, buat apa membuat forum rasan-rasan yang sudah jelas ndak ada sisi pahalanya tersebut. Kecuali dalam Forum ngopi dan silaturahmi seperti ini?

Forum rasan-rasan ini dipakai layaknya acara TV yang digunakan untuk menghibur dan saling nasehat-menasehati, bedanya hanya tidak ada iklan yang mengganggu keasyikan kita. jangan kuatir kalau anda yang akan dijadikan “judul” rasan-rasannya, karena justru yang perlu dikhawatirkan adalah tidak masuknya anda dalam kelompok rasan-rasan tersebut, sehingga anda tidak punya kesempatan untuk membenarkan atau menyalahkan topik rasan-rasannya.

Sekarang ini sudah muncul jargon-jargon yang sebelumnya dianggap tabu dan tidak berguna menjadi jargon yang bermakna akademis dan sangat penting. jargon tersebut misalkan adalah “cangkru’an” “Ngopi” atau “ngobrol Ngalur-Ngidul”. So, aku pikir kata-kata rasan-rasan bisa diubah menjadi sebuah jargon yang berpositif. Yang penting, yang aktual tajam dan terpercaya, dan yang berpahala.
gimana caranya? well… to be continued dulu ya.. aku capek.. sambil nunggu opini selanjutnya giman kalau anda sendiri yang melanjutkan.

Misi kita adalah sebagai rasan-rasanwan dan rasan-rasanwati menemukan suatu formula untuk menghalalkan hobi kita yang satu ini. Wait a minute, hobi kita? itu adalah salah satu contoh konkrit dimana saya memaksakan Opini saya, yang terjadi karena lawan bicara dalam forum rasan-rasan tersebut tidak bisa mengimbangi kehebohan dan keaktualan-ketajaman-dan-keterperayaan topik yang dibawa oleh si pembicara utama.

Terkadang, rasan rasan tidaklah buruk, yang buruk itu menjelek-jelekan temanya sendiri di hadapan temanya sendiri atau di depan umum, membuka aib sahabatnya sendiri. Itu saya kira tidak patut lagi.

So, rasan-rasan itu baik, selain perhatian, kita juga peduli antar teman.

Sekian Ngopi rasan-rasan hari ini.

0 Response to "Ngopi Sambil Rasan-rasan Bareng Gus Khasin dan Gus Syaifudin"

Posting Komentar

Tinggalkan Komentar Anda

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel