Sajak Puisi Malam Kang Pondok | Bagaimana Caraku Merunduk



Bagaimana Caraku Merunduk
Oleh; Anas Khoirudin


Hitam merona pekat gulita
Ompong melompong hangus tandus nun gosong
Sekeras kerikil bisa dipecahkan
Namun sekeras hati sulit disembuhkan


Bagaiman caraku merunduk
Dengan atungan tangan di atas dada
Menyebutmu dengan segenap harap dan doa
Sedang rundukku masih ndangak dengan dosa yang menumpuk

Bagaimana caraku merunduk
Bersipuh siku
Dengan rasa malu dan amat malu kepada-Mu
Sedang aku sendiri belum usai-usai berdusata pada-Mu

Bagaimana caraku merunduk
Kepada-Mu
Dengan penuh khidmat
Serta dengan penuh harap
Air mata yang derap
Sedangkan hatiku sendiri selalu berharap
Tapi aku sendiri enggan berharap

Bagaimana caraku merunduk
Dengan kepala menunduk
Dengan hati yang lemas
Sedangkan hatiku sendiri keras

Ah sudahlah
Jika dosa ini tak bisa dibenahi dan dicuci
Oleh-Mu
Setidaknya hamba sudah berusaha
Berkidmat merunduk menghadap kepada-Mu
Sebab aku masih yakin dan yakin
Engkau Maha Tahu
Engakau Maha pengampun dosa hambamu
Meskipun dengan hati ini yang keras
 karena selalu berdusta maksiat kepada-Mu

0 Response to "Sajak Puisi Malam Kang Pondok | Bagaimana Caraku Merunduk"

Post a Comment

Berkomentarlah yang bijak dan sesuai dengan isi konten. Komentar dengan Link hidup/mati tidak akan disetujui.

(✔). Boleh berkomentar menggunakan bahasa jawa

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel