Yuk Menulis di Blog, Bangkitkan Motivasi Menulis Bersama Blogger Tuban

Yuk Menulis di Blog, Bangkitkan Motivasi Menulis Bersama Blogger Tuban 
"Orang boleh pandai setinggi langit, tetapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang ditelan bumi dan hanya akan tinggal nama dalam bentuk tulisan maesan."

Monggo dulur-dulor, ayok belajar menulis, khususnya untuk pemuda Tuban sebagai generasi millennial, agar kita sebagai jiwa muda Tuban bisa memberikan kontribusi yang lebih baik demi memajukan Tuban. Tidak harus memberikan sesuatu berharga yang diukur dengan harta/benda, namun cukup dengan aksara yang mampu membangun semangat para kaum muda Tuban untuk berkarya.

Menulis dapat diartikan sebagai membuat huruf (angka dan sebagainya) untuk menuangkan sebuah pikiran atau perasaan. Menuangkan pikiran atau perasaan lebih ditujukan pada menulis dalam berkarya. Baik itu mengarang cerita fiksi maupun menulis puisi, membuat artikel atau karya non fiksi lainnya.

Bahkan membuat surat cinta pun memerlukan seni tersendiri, agar pikiran dan perasaan kita kepada sang kekasih bisa tersampaikan dan kemudian bisa masuk kedalam hatinya yang paling dalam walaupun hanya lewat tulisan surat.

Setiap orang punya caranya sendiri untuk berkarya. Ada yang berkarya melalui suaranya, ada yang berkarya dengan melukis, Ada yang berkarya lewat tulisan dan masih banyak lagi.

Merekalah yang biasa disebut dengan penulis ketika ia menulis. Dan menurut saya, blogger juga penulis, karena mereka menulis, menuangkan apa yang mereka fikirkan kedalam sebuah tulisan yang nantinya dapat dibaca banyak orang meskipun bukan dalam bentuk buku.

Menulis itu bertahap. Saya pun merasakanya, bahkan ada salah satu teman kampus saya yang ketika ia diatas panggung, public speakingnya keren banget. Kebetulan memang jurusanya komunikasi.

Namun ketika ia disuruh menulis masih ngos-ngosan, entah dengan alsan tidak PD menulis atau yang lainya.

Lalu bagaimana caranya agar semua orang, atau siapapun itu bisa belajar menulis dengan mudah?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, berikut akan saya sampaikan tujuh cara cerdas menulis bagi pemula yang pernah saya baca, agar siapapun kita? bisa menulis. Khususnya untuk para mahasiswa. Karena lewat menulis, itu artinya kita sudah berkarya. berkarya lewat tulisan.

Tulis saja apa yang kita pikirkan


Kadang kita tidak sadar ketika mengakses sosial media seperti facebook, apa yang anda pikirkan? demikianlah pertanyaan mbah facebook, lalu kita akan menulisnya dengan cepat seperti yang yang telahkita fikirkan.

Sama halnya dengan menulis, apa yang kita pikirkan, rasakan, apa yang dilihat dan didengar saat ini, ya itulah yang bisa kita tulis. Karena ide itu datang tanpa kita duga, tapi juga sangat gampang untuk menghilang. Saran saya, ketika sudah mendapatkan sebuah ide, segera tulislah di notpad hp kalian, atau di buku jika sempat membawa buku.

Baca lagi apa yang telah kita tulis

Baca dengan pelan dan rasakan dengan perasaan. Adakah kata-kata yang kurang pas? Atau menemukan ejaan dan tanda baca yang tidak sesuai? dengan pikiran kita.

Jika Kita menemukan keanehan atau keganjilan pada tulisan kita, mari lanjut poin ketiga.

Belajar menulis dengan self-editing sederhana

Setelah kita menemukan kata-kata yang kurang pas atau kurang enak saat dibaca, maka langkah selanjutnya yaitu kita perlu melakukan self-editing. Apa itu self-editing?

Self-editing adalah mengedit sendiri naskah yang telah kita tulis. Kita bisa melakukan edit naskah sendiri dari hal-hal yang sederhana, misalnya typo (salah ketik), kesalahan spasi, pemakaian huruf kapital atau tanda baca. Kemudian kata-kata yang kurang pas bisa diganti dengan kata lain yang lebih sesuai dengan hati kita.

Share di media sosial

Kemudian langkah selanjutnya yaitu kita tunjukkan rasa percaya diri dan keberanian kita. Mari posting naskah yang telah kita tulis melalui media sosial. Baik itu di Facebook, grup WhatsApp, Instagram, blog, dan lain sebagainya.

Tujuannya yaitu agar tulisan kita mendapat tanggapan. Terimalah segala jenis komentar baik itu pujian ataupun kritikan.

Hal ini untuk mengetahui dan menilai sejauh mana kemampuan kita dalam menulis. Ingatlah bahwa bagaimanapun jenis dan bentuk tulisan kita, tidak ada karya yang jelek atau buruk. Semua karya memiliki tempat dan keunikannya masing-masing.

Justru dengan adanya kritikan dan masukan yang bersifat membangun, kemampuan kita dalam menulis akan semakin terasah dan meningkat dengan bersamanya keinginan kita.

Perbanyak referensi bacaan

Dengan banyaknya sumber bacaan yang kita baca, secara tidak langsung akan berpengaruh pada tulisan kita. Mengapa? Karena kita telah belajar memahami tentang model tulisan, penyampaian bahasa dari beberapa penulis, juga melihat penggunaan tanda baca. Secara tidak langsung kita juga sedang belajar menulis.

Kita bis meniru gaya bahasa beberapa penulis, tidak masalah. Namun jika bisa memiliki gaya bahasa sendiri itu lebih baik.

    “Jika kau ingin menulis satu paragraf yang baik kau harus membaca satu buku. Maka jika di dalam tulisan itu ada beratus-ratus paragraf, sebanyak itulah buku yang harus kau baca.”
Demikianlah yang disampaikan bapak Arul Chandrana (Paciran) ketika saya dan teman-teman mengikuti seminar cara menulis cerpen/cerita fiksi kemarin.

Gabung grup belajar menulis

Salah satu cara yang mendukung kegiatan kita dalam belajar menulis adalah grup belajar. Ya, jika kita bergabung dengan grup belajar menulis, banyak manfaat dan ilmu yang bisa kita ambil.

Mulai dari teman-teman baru dengan tujuan yang sama, grup yang selalu memotivasi untuk belajar, juga tantangan-tantangan grup untuk meningkatkan kemampuan kita dalam menulis.

Mengikuti event menulis

Jika kita sudah memiliki kebiasaan untuk menulis, ilmu juga sudah dikantongi, maka tak ada salahnya untuk ikut mendaftar dalam kompetisi menulis.

Menjadikan event menulis itu sebagai arena kompetisi untuk melihat sejauh mana kualitas tulisan kita. Tak usah berpikir menang atau kalah, yang terpenting kita berani dan percaya diri terlebih dulu.

Nah, sekianlah postingan Bangkitkan Motivasi Menulis Bersama Blogger Tuban. Satu lagi, jika kita memang berkeinginan, tidak ada kata terlambat, percayalah,,, pasti bisa. Semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Yuk Menulis di Blog, Bangkitkan Motivasi Menulis Bersama Blogger Tuban"

Posting Komentar

Berkomentarlah yang bijak dan sesuai dengan isi konten. Komentar dengan Link hidup/mati tidak akan disetujui.

(✔). Boleh berkomentar menggunakan bahasa jawa

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel