Tak Pernah Cukup Diriku Untukmu

Tak Pernah Cukup Diriku Untukmu

"Andai saja ada lebih banyak bahasa cinta untuk dapat berbicara denganmu"

"Andai saja ada banyak kata sayang untuk dpt memahamimu"

"Andai saja ada banyak kamus kasih untuk dapat mengertimu, memahamimu lebih dalam lagi"

Hari ini hanyalah hari kesekian ribu yg kujalani karena sepertinya semua yang ku punya, kekuatanku, kengininan untuk memilikimu tak mampu membuat aku mengenalmu.

Duduk terpekur di pojok warung kopi dingin dengan isak tangis yg tak pernah berani keras aku mencoba mengenal kembali sosokmu empat tahun yang lalu.

Ada banyak pertanyaan yang selama ini menggelanyut di pikiran ku "apakah masih ada rasa itu didirimu?" meskipun belum terjawab, aku masih menunggu.

Masih dalam isak tersendat aku coba merenungkan kembali kesalahan yang telah berlalu. Jangan pernah lagi kamu katakan, "Aku bukanlah yang dulu". Kepadaku, karena tanpa perlu kamu ucapkan semua yang aku rasakan sudah cukup untuk membuatku tahu.

Hampir 5 tahun terakhir ini aku masih setia mendampingimu, Ikhlas dengan kondisi apapun yang kamu suguhkan untuk aku.

Berat memang buatku, menjalani hubungan berjarak. Aku jahat, sejahat-jahatnya, sampai-sampai. Jahatnya aku aku tak pernah mengertimu, memahamimu, Apalagi membahagiakanmu. Selama ini, aku tidak mampu membahagiakan dirimu dan masih egois ingin tetap memiliki mu hingga maut memisahkan kita.

Kali ini aku relakan apa yang kamu inginkan. Bukanya aku sudah tidak punya kekuatan untuk bertahan. Namun aku ingin melihatmu bahagia dengan senyuman.

Aku memang Egois, aku pun mengakuinya.

Belum ada Komentar untuk "Tak Pernah Cukup Diriku Untukmu"

Posting Komentar

Berkomentarlah yang bijak dan sesuai dengan isi konten. Komentar dengan Link hidup/mati tidak akan disetujui.

(✔). Boleh berkomentar menggunakan bahasa jawa

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel