Kurangnya Perhatian Orang Tua Pada Pendidikan Anak - Oleh Shofiatus sholihah

Kurangnya Perhatian Orang Tua Pada Pendidikan Anak

Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dengan adanya pendidikan dapat mencerdaskan kehidupan manusia dan memperluas segala wawasan dalam bidang pendidikan.

Tanpa pedidikan manusia bagaikan suatu yang tiada artinya oleh karena itu tuntutlah ilmu setinggi-tingginya agar dapat meraih cita-cita yang telah kita impikan.

Orang tua adalah lingkungan pendidikan yang pertama, karena dari orang tualah anak-anak memperoleh didikan dan bimbingan. Juga dikatakan lingkungan yang pertama, karena sebagian kehidupan anak adalah dengan orang tua, sehingga pendidikan yang paling banyak di terima oleh anak adalah dari orang tua, orang tua juga seharusnya memberi dasar bagi pendidikan akhlaq dan pandangan hidup keagamaan, dengan demikian terlihat betapa besar tanggung jawab orang tua terhadap kelangsungan pendidikan anak.

Disamping itu orang tua merupakan tempat belajar bagi anak dalam segala sikap untuk berbakti kepada tuhan sebagai wujud nilai hidup yang tertinggi, pendidikan orang tua merupakan faktor penting dalam perkembangan pribadi anak.

Suasana pendidikan yang di peroleh dari orang tua sangat penting diperhatikan, karena dari situlah keseimbangan jiwa didalam perkembangan individu selanjutnya ditentukan.

Oleh karena itu, orang tua ber kewajiban memberikan pendidikan pada anaknya dan yang paling utama dimana hubungan orang tua dengan anaknya bersifat alami dan kodrati.

Namun dikalangan kita banyak orang tua yang kurang memperhatikan kelangsungan pendidikan anaknya.

Teori
Untuk membahas masalah pendidikan pada anak yang kurang perhatian dari orang tua. Maka diperlukan kajian-kajian teori, Pengertian;

Pengaruh
dalam kehidupan sehari-hari manusia mempunyai pengaruh sosial. Pengaruh tersebut bisa berupa pengaruh positif dan negativ.

Seperti yang dikatakan Wiryanto “pengaruh merupakan tokoh formal maupun informal di dalam masyarakat mempunyai ciri lebih kompeten dan inovatif di banding pihak yang dipengaruhi.”

Hal serupa juga di sampaikan oleh Uwe Becker “Pengaruh adalah kemampuan yang terus berkembang yang berbeda dengan kekuasaan tidak begitu terkait dengan udaha memperjuangkan dan memaksakan kepentingan.”

Pengaruh dapat mengubah kekuasaan . seperti yang dikatakan Norman barry “Pengaruh adalah tipe kekuasaan yang jika seseorang dipengaruhi agar bertindak dengan cara tertentu,dapat dikatakan terdorong untuk bertindak demikian, sekalipun ancaman sanksi yang terbuka tidak merupakan motivasi yang mendorongnya.”

Seperti yang tertuang dalam kamus besar Bahasa Indonesia (2005: 849) “Pengaruh adalah daya yang ada atau timbul dari sesuatu (orang atau benda) yang ikut membentuk watak, kepercayaan atau perbuatan seseorang.

Pengaruh muncul dari seseorang yang dapat merubah sesuatu. Seperti yang dikatakan oleh Sukarkhmad (1982:7) “Pengaruh adalah kekuatan yang muncul dari suatu benda atau orang dan juga segala sesuatu yang dapat memberikan perubahan terhadap apa-apa yang ada di sekelilingnya.”

Perhatian 
Perhatian keluar dari hati seseorang dengan tulus dan atas kesadaran diri. Seperti yang dikatakan oleh Slameto (1995:105) “Perhatian adalah Keaktifan peningkatan kesadaran seluruh fungsi jiwa yang dikerahkan dalam pemusatannya kepada barang sesuatu yang baik yang di dalam maupun diluar individu.”

Hal serupa tertuang dalam Istilah pesikologi “Perhatian diartikan sebagai suatu reaksiyang dilakukan oleh organisme dan kesadaran seseorang.”

Hal serua juga di ungkapkan oleh Ramayulis (1994:175) “Perhatian adalah perumusan tenaga pesikis yang tertuju pada suatu objek, atau banyak sedikitnya kesadaran yang menyertai sesuatu aktifitas yang dilakukan.”

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perhatian. Faktor-fakrot tersebut dapat berupa faktor obyektif dan fatkor subyektif . yang dimaksud dengan faktor obyektif adalah sifat daripada obyek atau benda-benda yang menarik perhatian kita terlepas dari kemauan dan pengalaman kita. 

Sedangkan faktor subyektif adalah faktor-faktor terhubung dengan keadaan, kondisi diri pribadi, sikap dan batin tertentu yang memperhatikan obyek tersebut.

Analisis
Pendidikan merupakan suatu aktivitas untuk mengembangkan seluruh aspek kepribadian manusia yang berjalan seumur hidup. Pendidikan tidak hanya berlangsung dikelas, tetapi berlangsung pula diluar kelas.

Namun pendidikan anak dijaman sekarang mulai rentan karena kurangnya perhatian orang tua terhadap orang tua terhadap pendidikan anak itu sendiri.

Dari sekian banyak orang tua hanya sedikit yang melibatkan diri dalam proses berlangsungnya pendidikan anak. Karena kesibukan orang tua itu sendiri sehinnga aktifitas yang dilakukan anak di sekolah atau diluar sekolah kurang diketahui.

Padahal orang tua adalah guru pertama dalam proses kehidupan. Kurangnya perhatian dapat di contohkan seperti, seorang anak yang di tinggal orang tuanya kerja di luar negri otomatis hal tersebut akan membuat anak kehilangan kendali sehingga liar tanpa perhatian orang tua.

Jika anak sudah lepas kendali, anak akan memiliki peluang untuk mencoba hal-hal baru yang belum pernah dilakukan. Dan hal tersebut akan di anggap sepele karena seorang anak bisa saja terjerumus dalam pergaulan bebas sehingga merubah sikap dan kebiasaan seorang anak.

Kurangnya perhatian orang tua pada pendidikan anak juga dapat di contohkan seperti seorang anak yang di tinggal orang tuanya keluar negri tanpa ada perhatian atau pantauan dari orang tua mengenai pendidikan anak, mereka akan merasa bingung dan kesepian apa yang harus di lakukan ketika berada dirumah.

Tahap-tahap seperti ini akan membuat anak kehilanga kendali sehingga menjadi liar tanpa sepengetahuan orang tua.

Jika anak sudah lepas kendali maka akan menjadi peluang anak untuk mencoba hal-hal baru yang belum pernah dilakukan.begitu juga halnya dengan anak yang masih duduk di bangku SD yang masih memerlukan kasih sayang atau perhatian dari kedua orang tua, karena kesibukan ibu mementingkan urusan pekerjaanya demi biaya sekolah, dan juga merawat anaknya yang sedang sakit dan tak mampu lagi bekerja seperti ayah yang lainnya, sehingga anak yang masih berusia dini tidak mendapatkan perhatian dari kedua orang tua sehingga pendidikan anak tersebut tidak berkembang dengan baik. 

Ketika orang tua terus menerung mengabaikan anak untuk mengerjakan tugas pelajaran mereka maka anak tersebut juga akan mengabaikan pelajaran yang akan ia kerjakan, sewaktu anak di abaikan maka ia akan merasa bahwa mengabaikan orang lain adalah suatu hal yang biasa.

Ketidak pedulian orang tua terhadap hasil belajar yang buruk disekolah akan mengakibatkan anak tidak naik kelas, hal tersebut dapat menurunkan semangat anak dalam proser belajar.

Sering kita lihat kebanyakan orang tua mengabaikan pendidikan kepada anaknya, baginya pendidikan tidak terlalu penting, padahal pendidikan itulah yang dapat mengembangkan pola pikir anak. 

Pentingnya perhatian orang tua pada pendidikan anak karena dimasa modern sekarang ini anak membutuhkan arahan, semakin bertambahnya umur seorang anak akan membuat ia ingin tau lebih jauh tentang apa yang mereka ingin ketahui.

Dengan berkembangnya teknologi sekarang dibutuhkan orang tua yang dapat mengawasi, mendidik, serta memberikan arahan yang baik terhadap pendidikan anak agar anak tersebut tidak mengarah kepada hal yang negatif.

Cara mengatasi anak yang kurang mendapat perhatian dari orang tua adalah membuat sebuah titik untuk mendengarkan anak-anak sebelum kita bicara, buatlah mereka merasa bahwa kita adalah teman mereka bukan musuh, ketika anak tampak tertekan, sebuah pelukan dapat membantu.

Perlu di ingat bahwa anak butuh cinta dan kehangatan. Yakinkan anak-anak agar mempercayai orang tuanya hingga mereka akan menghormati keputusan anda dan berbagi masalah mereka dengan anda, terkadang anda terlalu sibuk untuk mencurahkan waktu bersama anak-anak.

Beri mereka alasan yang benar mengapa anda seperti ini, jelaskan kepada mereka bahwa ini adalah fase sementara, dan yakinkan mereka bahwa anda selalu anda untuk mereka.

Orang tua hendaknya senantiasa memperatikan dan mengembangkan sikap belajar anak kearah yang lebih baik, dengan selalu mimbina hubungan yang harmonis dengan anaknya, artinya orang tua harus mengerti dan memahami perbedaan individu maupun potensi yang dimiliki anaknya.

Penutup
Perhatian orang tua sangatlah berpengaruh terhadap pendidikan anak. Hal ini berarti bahwa semakin baik atau positif perhatian orang tua terhadap anak maka akan semakin tinggi kualitas pendidikan yang di miliki oleh anak, begitu pula sebaliknya.

0 Response to "Kurangnya Perhatian Orang Tua Pada Pendidikan Anak - Oleh Shofiatus sholihah"

Post a Comment

Berkomentarlah yang bijak dan sesuai dengan isi konten. Komentar dengan Link hidup/mati tidak akan disetujui.

(✔). Boleh berkomentar menggunakan bahasa jawa

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel